pariwisata kabupaten jember

Reformasi Setengah Hati Dunia Pendidikan Kita

  Dibaca : 512 kali
Reformasi Setengah Hati Dunia Pendidikan Kita
Sejumlah petugas memeriksa tamu yang akan memasuki mako Polres Blitar Kota
space ads post kiri

* “Kita Harus Berfikir apa sebetulnya esensi pendidikan, bukan hanya sekadar formalitas pendidikan“

Mengutip teori Ki Hajar Dewantara, bahwa pengembangan manusia seutuhnya menuntut pengembangan semua daya secara seimbang.

Pengembangan yang terlalu menitik beratkan pada satu daya saja akan menghasilkan ketidak utuhan perkembangan sebagai manusia.

Menyikapi penyelenggaraan pendidikan saat ini Memo X menemui seorang yang boleh dibilang tokoh Pendidikan untuk wilayah Blitar Raya.

Sudah sejak tahun 1972 silam hingga sekarang, mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk pengembangan dunia pendidikan dan sangat memegang teguh bahwa semua masyarakat berhak untuk mendapatkan pendidikan. Dan hal tersebut sudah dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Menurut konsep Toyib biasa ia disapa, heran ketika masih ada sekat antara sekolah Negeri dan Swasta. Tidak ada kata diskriminasi bagi pendidikan, yang ada hanyalah satu kata, sesuai dengan tujuan didirikannya bangsa ini yaitu untuk memberikan kecerdasan bagi seluruh warga negara.

Maka dia begitu ‘getol’ memperjuangkan nasib orang kecil untuk ikut merasakan buah dari kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan, yang salah satunya adalah sektor pendidikan.

Langkah riil telah dilakukan, diantaranya dengan memberikan kesempatan bagi para kaum duafa, anak yatim, dan fakir miskin untuk mengenyam pendidikan di sekolah yang dia bangun.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
space ads kanan1

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional