pariwisata kabupaten jember

Polres Blitar Kota Periksa Senpi Anggota

  Dibaca : 594 kali
Polres Blitar Kota Periksa Senpi Anggota
Wakapolres Blitar Kota, Kompol Teguh Priyo Wasono memeriksa senpi anggota.
space ads post kiri

Blitar, Memo X – Petugas Unit Propam Polres Blitar Kota memeriksa senjata api para anggota. Selain itu Polres Blitar Kota mengevaluasi pemakaian senjata api yang dipergunakan anggota, Kamis (12/10/2017). Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terulangnya insiden penembakan sesama anggota Brimob di Blora, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Wakapolres Blitar Kota, Kompol Teguh Priyo Wasono di sela-sela pemeriksaan senjata api mengatakan, petugas Propam mengecek satu per satu senjata api yang dibawa anggota juga inventaris di Mapolres maupum di Polsek. Menurut Teguh, jenis senjata api yang diperiksa laras panjang dan laras pendek. Petugas mengecek kebersihan dan surat izin pemegang senjata api.

“Pemeriksaan senjata api ini sebenarnya kegiatan rutin tiap bulan. Kami mengecek kebersihan dan surat izin pemegangan senjata api oleh anggota,” kata Teguh Priyo Wasono, Kamis (12/10/2017)

Lebih lanjut Teguh mentqmpaikan, jumlah senjata api yang menjadi inventaris Polres Blitar Kota ada 115 senjata api. Dari total tersebut, yang sudah diperiksa baru 66 senjata api. Sebagian senjata api lainnya masih belum dibawa ke Polres Blitar Kota.

“Saat pemeriksaan kami hanya menemukan senjata api yang kondisinya kotor. Anggota yang memegang senjata tersebut langsung kami suruh bersihkan,” tandas Teguh.

Teguh menambahkan, pemeriksaan ini juga untuk evaluasi terhadap para anggota yang memegang senjata api, dan sebagai upaya pencegahan agar tidak terulang insiden penembakan sesama anggota Brimob di Blora, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

“Para anggota pemegang senjata diberi pengarahan agar pemakaian dan penyimpanan senjata api harus sesuai SOP”, tegas Teguh.

Menurut Teguh, ada beberapa prosedur yang harus dilalui anggota untuk memegang senjata api. Untuk memegang senjata api, anggota harus lulus tes psikologi. Selain itu, anggota juga harus mendapat rekomendasi dari kepala satuannya.

“Sebelum dikeluarkan ijin, selain lulus tes psikokologi dan rekomendasi kepala satuan, pendapat dari rekan-rekan di satuannya juga akan menjadi pertimbangan sebelum dikeluarkan izin pemegangan senjata api,” jelasnya.

Dikatakan Teguh, Surat Izin pemegangan senjata api ini hanya berlaku satu tahun. Tiap satu tahun, anggota pemegang senjata api haru memperbarui izin, dan anggota harus mengikuti tes psikologi lagi.

“Tiap tahun harus memperbarui izin, harus ikut tes psikologi lagi”, pungkas Waka Polres Blitar Kota. (fjr/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
space ads kanan1

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional